![]() |
| Bendera perusahaan dengan sablon manual dan digital printing |
Percetakan Rijick Cipta Cikande, Serang Banten mengerjakan bendera kain dengan proses sablon manual maupun dengan proses digital printing atau sablon digital. Sesuaikan dengan kebutuhan untuk menentukan proses mana yang akan dipilih.
Seperti kita ketahui bahwa setiap perusahaan dianjurkan untuk mengibarkan bendera pada halaman perusahaannya. Beberapa jenis bendera-bendera di perusahaan sering dikibarkan antara lain : bendera merah putih, bendera K3 / SMK3 / bendera keselamatan dan bendera perusahaan.
Spesifikasi bendera
Menentukan ukuran bendera itu sebenarnya bergantung pada di mana bendera tersebut akan dikibarkan. Di Indonesia, aturan mengenai ukuran bendera merah putih sudah diatur secara resmi dalam UU No. 24 Tahun 2009.
Berikut adalah rincian ukuran standar bendera untuk berbagai keperluan :
1. Ukuran Standar Nasional (Merah Putih)
Berdasarkan undang-undang, perbandingan lebar dan panjang bendera Indonesia adalah 2:3.
- Peruntukan Ukuran Standar Lapangan Istana Kepresidenan 200 cm x 300 cm
- Lapangan Umum 120 cm x 180 cm
- Ruangan (Kantor/Aula) 100 cm x 150 cm
- Mobil Presiden/Wakil Presiden 36 cm x 54 cm
- Mobil Pejabat Negara 30 cm x 45 cm
- Kendaraan Umum/Kereta Api 20 cm x 30 cm
- Kapal Laut 100 cm x 150 cm
- Pesawat Udara 30 cm x 45 cm
- Meja 10 cm x 15 cm
2. Ukuran Bendera Organisasi / Custom
Untuk bendera komunitas, partai, atau perusahaan, biasanya mengikuti standar yang umum di pasaran agar mudah mencari tiangnya :
- Kecil: 60 cm x 90 cm (Biasanya untuk dibawa saat demonstrasi atau pawai).
- Sedang: 90 cm x 135 cm (Ukuran paling umum untuk dipasang di depan rumah/kantor kecil).
- Besar: 120 cm x 180 cm (Untuk instansi besar atau lapangan olahraga).
3. Ukuran Tiang Agar terlihat proporsional secara visual
Anda bisa menggunakan rumus sederhana ini: Tinggi Tiang : Idealnya 3 sampai 4 kali panjang bendera. Contoh : Jika bendera Anda panjangnya 1,5 meter, maka tinggi tiang yang ideal adalah sekitar 4,5 hingga 6 meter.
Bahan bendera
Pastikan bahan yang digunakan tidak luntur dan warna merahnya sesuai standar (merah jernih).
Untuk penggunaan di luar ruangan dalam jangka panjang, bahan Kain Satin atau TC (Teteron Cotton) sangat disarankan karena lebih awet terhadap cuaca.
Desain bendera
Sebelum memulai menggambar desain, tentukan dulu ukuran aktual atau 1:1 dengan tujuan agar waktu pencetakan hasil cetak sesaui atau sama dengan desain.
Desain bendera untuk proses sablon dengan proses cutting atau diiris dengan cutter cukup gambar garis luarnya saja sedangkan untuk produksi jumlah banyak didesain sesuai dengan jumlah warna digunakan.
Sedangkan desain bendera untuk proses sablon digital maupun digital printing perlu diperhatikan resolusi yaitu menggunakan 300 DPI dan mode warna menggunakan CMYK bukan RGB.
Setelah desain selesai untuk pencetakan dapat disimpan dalam format file jpg, png, tif, ataupun pdf.
Bendera dapat dicetak dengan berbagai cara, seperti cetak digital, cetak sablon, sublimasi, dll.
Bahan kain yang sering digunakan untuk membuat bendera adalah bahan plyester atau biasa disebut kain satin, mempunyai kelebihan tahan lama dan kuat, ringan sehingga mudah berkibar, tahan terhadap angin kencang.
Kelebihan bendera dengan proses sablon antara lain adalah warna lebih tajam, warna lebih tahan terhadap sinar matahari dan hujan, jenis kain satin mudah berkibar jika tertiup angin.
Memang untuk jumlah pemesanan sedikit harga bendera dengan proses sablon ini kelihatan mahal, namun bila di kalkulasi dengan ketahanannya sebenarnya lebih ekonomis dibanding dengan proses digital menggunakan kain yang mudah sobek atau tidak tahan lama.
Jika untuk partai besar seperti bendera partai, bendera organisasi yang membutuhkan jumlah ribuan, maka bendera dengan proses sablon ini lebih ekonomis dibanding dengan proses digital printing.
Sering penulis jumpai di perusahaan-perusahaan dimana bendera dikibarkan sebagian sudah tidak layak dipasang artinya harus diganti karena beberapa alasan antara lain : warna sudah pudar, sobek sebagian kecil bahkan sudah sebagian besar sobek.
Bagaimana cara menghemat biaya pembuatan bendera untuk perusahaan-perusahaan ?. Tentu harus dirawat setiap harinya. Contohnya pada setiap pagi hari bendera dikibarkan dan setiap sore hari diturunkan dan disimpan dengan rapi dan dalam keadaan bersih.
Dalam periode tertentu, misalkan satu minggu sekali selalu dicuci agar saat dikibarkan tampak lebih apik, bersih.
Dengan perawatan rutin tersebut pasti memperpanjang umur bendera sehingga tidak mudah rusak dan jangka waktu pembelian ulang bendera menjadi lebih lama.


