![]() |
| Proses cara afdruk dan peralatan sablon manual |
Peralatan Sablon Manual
Apa saja perlengkapan atau peralatan untuk proses percetakan dengan teknik sablon ini ?. Ada beberapa hal pokok perlengkapan atau peralatan wajib disediakan seperti : silk screen, rakel, spon/busa berwarna gelap, kaca bening. Perlengkapan lainnya meskipun harus tetap ada tetapi masih bisa digantikan dengan alat lain seperti : Meja sablon bisa digantikan dengan papan diberi engsel, lampu afdruk bisa digantikan dengan sinar matahari, pengering bisa menggunakan hair drier bisa juga dengan kipas angin atau bisa dengan pengeringan cara lain.
Tetapi untuk memudahkan pekerjaan sablon ini, lebih baik dilengkapi semua peralatan sablon manual standar antara lain :
- Silk screen – alat utama digunakan untuk proses sablon.
- Coater atau Penyaput – digunakan untuk meratakan obat afdruk ke silk screen.
- Wadah dan pengaduk (ukuran sesuai kebutuhan) – untuk mencampur obat afdruk.
- Hair drier atau Kipas Angin – untuk mengeringkan obat afdruk sebelum dan sesudah disinari.
- Meja Afdruk / Kaca / Lampu – untuk proses afdruk, bisa digantikan dengan sinar matahari.
- Busa atau spon (usahakan warna gelap) – untuk proses afdruk, sebagai alat bantu press.
- Papan atau Triplek – sebagai alat bantu press pada proses afdruk.
- Semprotan air / Water Spray Gun – untuk menyemprot hasil afdruk.
- Meja sablon – bisa menggunakan meja afdruk (no. 5).
- Tusuk gigi – untuk tusir (memperbaiki hasil afdruk).
Proses afdruk
Sebelum mengerjakan proses afdruk pertama periksa kondisi peralatan sablon silk screen, apakah sudah bersih dan siap dipakai atau belum siap (belum ada atau ada tetapi dalam kondisi kotor bekas sablon ). Kalau belum ada… ya beli dulu lah dengan ukuran dan spesifikasi sesuai kebutuhan. Tapi kalau sudah ada tetapi dalam kondisi kotor bekas sablon, perlu dibersihkan dulu.
Dalam membersihkan screen ini sering terjadi masalah karena bandel sudah dibersihkan biasanya dikarenakan setelah pemakaian sablon tidak langsung dibersihkan. Untuk menghindari kesulitan pencucian screen sebaiknya setelah selesai pekerjaan sablon langsung dibersihkan atau dicuci.
Cara membersihkan secara umum adalah dengan obat screen remover, tetapi tidak sedikit yang menggunakan kaporit atau pemutih pakaian. Untuk kotoran membandel perlu dicampurkan dengan thinner sablon ( berfungsi untuk membersihkan sisa – sisa cat atau lem lakban yang masih menempel di screen ).
Kalau untuk screen baru tidaklah sulit, bisa langsung proses afdruk, sedangkan untuk screen bekas di bawah ini adalah cara membersihkan atau mencucinya.
Siram dengan air bersih permukaan screen pada kedua permukaannya ( depan dan belakang ).
Oleskan obat screen remover atau penggantinya dengan rata, tunggu 10 atau 20 menit.
Bersihkan dengan sikat gigi atau sikat cuci yang lembut atau dengan kain kemudian siram dengan air bersih.
Apabila hasil belum sempurna, ulangi lagi proses pencuciannya sampai bersih
Kalau sudah terlalu lama disimpan biasanya proses pencuciannya perlu berkali – kali untuk bisa bersih, jadi untuk menghindari pekerjaan berulang – ulang ini sebaiknya setelah selesai proses sablon langsung dibersihkan atau dicuci.
Persiapan sebelum afdruk adalah film, obat afdruk, coater atau penyaput, alat pengering (hair drier atau kipas angin), semprotan air / water spray gun, kain lap penyerap air (bisa juga menggunakan kertas).
Siapkan film gambar desain atau kertas kalkir diprint dengan printer laser jet atau digital printing, kalau sudah mahir nanti print dengan printer desk jet biasa juga bisa. Untuk print di media kalkir atau plastik film transparan bisa langsung dipakai untuk proses afdruk. Untuk print di media kertas HVS, sebelumnya oleskan minyak goreng bersih secara merata pada posisi bagian belakang kertas atau minyak lain intinya bisa merubah kertas HVS menjadi lebih transparan (supaya penyinaran bisa menembus ke silk screen).
Tuangkan pada wadah obat afdruk secukupnya (untuk ukuran silk screen 20 X 30 cm) saya menggunakan 2 sendok makan obat afdruk dan 12 tetes sensitizer kemudian aduk sampai tercampur rata. Perbandingan tepatnya adalah 10 bagian obat afdruk atau emulsion dan 1 bagian sensitizer.
Tuang dan olesan ke silk screen menggunakan coater atau penyaput untuk meratakan. Cara menyaput adalah 1 (satu) arah, bagian depan 3X bagian belakang 3X. Sebelum dikeringkan pastikan hasil penyaputan sudah merata. Nanti kalau filingnya sudah bagus menggunakan benda lainnya juga bisa seperti penggaris, acrilyc, kartu ID Card dll. Utamanya permukaan untuk meratakan harus benar-benar mulus rata. Jika merasa kurang rapih bisa dirapihkan dengan amplas halus.
Setelah rata keringkan dengan hair drier atau kipas angin sampai benar-benar kering.
Jika proses afdruk menggunakan sinar matahari :
Letakkan paling bawah adalah papan atau triplek tebal kemudian busa atau spon kemudian silk screen kemudian film dan bagian paling atas adalah kaca bening.
Hati-hati pada saat meletakkan film, jangan sampai terbalik. Kalau posisi terbalik nanti hasil sablonnya juga terbalik.
Tekan dan tahan atau pres kaca bening dan triplek tebal (bagian paling bawah), pastikan film sudah rata dan menempel erat pada silk screen.
Posisikan terbalik agar tidak terkena sinar matahari, pegang semuanya dengan posisi kaca di bagian bawah agar tidak terkena sinar matahari
Bawa ke luar untuk mencari sinar matahari. Pastikan sinar matahari terang dan merata.
Balik posisi agar posisi kaca menjadi di atas (menghadap matahari) dan hitung kira-kira 10 atau 15 detik.
Jika posisi matahari tertutup mendung, sedikit susah menghitungnya. Bisa 1 menit atau lebih, tergantung terangnya sinar matahari.
Setelah cukup, bawa masuk ruangan sablon.
Angkat dan letakkan kaca, film, busa dan triplek di tempat aman, kemudian bawa silk screen ke tempat untuk langsung disiram dengan air bersih bagian depan dan belakang.
Jika proses afdruk menggunakan meja afdruk :
Bersihkan kaca meja afdruk, jangan sampai ada kotoran sekalipun kecil.
Letakkan pada posisi paling bawah film, silk screen, spon, tripek tebal, beban pemberat (untuk pengepresan).
Nyalakan lampu afdruk dan tunggu kurang lebih 7 s/d 10 menit (tergantung terang lampunya). Semakin terang, semakin sedikit waktu dibutuhkan untuk penyinaran.
Angkat beban pemberat, triplek tebal dan spon.
Siram silk screen dengan air bersih bagian depan dan belakang ditempat sedikit cahaya.
Proses penyemprotan
Proses penyemprotan ini berfungsi agar silk screen yang tidak kena sinar (tertutup garmbar desain) akan terkelupas atau rontok.
Boleh langsung disemprot air dengan semprotan air atau diamkan dulu 3 atau 5 menit baru disemprot.
Terawang hasilnya, jika sudah bagus lanjut ke langkah berikutnya. Jika belum semprot air lagi sampai hasilnya bagus.
Lap sisi-sisi pinggir silk screen.
Tempelkan lap penyerap air (semacam kanebo) bagian depan dan belakang, ini hanya untuk mempercepat proses pengeringan. Hati-hati jangan digeser-2 apaligi digosok-2 karena akan merusak obat afdruk di silk screen.
Keringkan dengan hair drier atau kipas angin dan periksa hasilnya dengan menerawang menghadap ke tempat terang.
Apabila ada kebocoran, perbaiki dengan menutup dengan obat afdruk menggunakan ujung tusuk gigi dengan mengolesi secara perlahan.


