Produk dari percetakan kartu undangan pernikahan atau pekawinan adalah merupakan wakil dari pengundang atau pemilik acara. Kalau kita ingin menghormati tamu undangan kita, maka sebaiknya kartu undangan pernikahan atau perkawinan juga dibuat dengan layak.
Untuk membuat kartu undangan bagus dibutuhkan percetakan kartu undangan yang bagus dan murah juga. Tidak harus berfikir mahal murahnya akan tetapi kelayakannya, kemudian tanyakan kepada diri kita sendiri "pantaskah undangan pernikahan / perkawinan seperti ini saya sampaikan?". Pertanyaan itulah sebaiknya dipertimbangkan dalam membuat kartu undangan pernikahan / perkawinan.
Kelayakan atau kemewahan tidak hanya tergantung bahan bakunya saja tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kreatifitas desainernya. Dengan harga tidak mahalpun kartu undangan pernikahan / perkawinan jika dikerjakan oleh percetakan kartu undangan bagus bisa tampil layak dan elegan.
Harga produk kartu undangan pernikahan / perkawinan sangat dipengaruhi antara lain oleh bahan, motif desain dan jumlah proses. Semakin rumit atau semakin banyaknya proses cetak kartu undangan, maka harga kartu kartu undanganpun semakin mahal.
Produk kartu Undangan pernikahan / perkawinan ini dapat di buat full design, maksudnya mulai dari bentuk, model, bahan dll di design sedemikian rupa sehingga sesuai dengan permintaan pelanggan.
Pada full design ini kita lebih bebas mengatur, menempatkan kalimat atau tulisan. Selain dari pada itu background undangan lebih bebas, dapat berupa photo pribadi, photo pengantin, photo binatang kesayangan kita, photo tempat favorit kita dsb.
Persiapkan kartu undangan
Menyiapkan undangan pernikahan itu merupakan langkah awal menuju hari bahagia Anda. Agar tidak ada detail yang tertinggal dan hasilnya memuaskan, berikut adalah panduan persiapannya :
1. Fondasi Data (Siapa, Kapan, di Mana)
Sebelum memikirkan desain, pastikan data inti sudah final. Secara umum data inti pada kartu undangan antara lain :- Nama Lengkap kedua mempelai (beserta gelar jika perlu) dan nama orang tua kedua belah pihak, alamat kedua mempelai (opsional),
- Tanggal: Tanggal akad/pemberkatan dan resepsi baik tahun masehi maupun hijriyah (opsional).
- Waktu : waktu pelaksanaan jam berapa sampai dengan jam berapa WIB/WIT/
- Lokasi: Nama gedung atau tempat beserta alamat lengkap (dan tautan Google Maps/QR Code).
- Pengangkat hajat : Daftar keluarga atau tokoh pengangkat hajat pernikahan dan resepsi.
- Turut Mengundang: Daftar keluarga atau tokoh yang ingin dicantumkan namanya.
2. Penentuan Konsep & Budget
- Tema Pernikahan: Sesuaikan undangan dengan tema acara (misal: rustic, minimalis, elegan, adat atau lainnya).
- Format Undangan: Pilih antara undangan fisik (cetak), undangan digital (website/video), atau kombinasi keduanya.
- Anggaran: Tentukan batas maksimal biaya per kartu. Ingat, semakin rumit teknik cetaknya, semakin tinggi biayanya.
3. Manajemen Daftar Tamu
- Finalisasi List: Kelompokkan tamu menjadi keluarga, teman dekat, dan rekan kerja.
- Estimasi Jumlah: Selalu pesan 10% lebih banyak dari jumlah tamu untuk cadangan (tamu yang terlupakan atau salah tulis nama).
- Label Nama: Siapkan daftar nama tamu dalam format Excel agar mudah dicetak pada label stiker.
4. Detail Teknis Produksi.
Jika Anda memilih undangan fisik, perhatikan hal-hal berikut:- Jenis Kertas: Jasmine (berglitter), Art Carton (licin), craft, Akrilik, atau yang sedang tren saat ini.
- Vendor: Cari percetakan yang memiliki reputasi baik. Mintalah dummy (sampel cetak) sebelum dicetak masal untuk mengecek warna dan kualitas kertas.
- Waktu Pengerjaan: Mulailah proses desain dan cetak minimal 2–3 bulan sebelum hari H.
- Jadwal Distribusi (Timeline)


